Thursday, May 7, 2020

Tugas group 7.2

Soekarno's biography
Full name: Ir. Sukarno
Nickname: Bung Karno
Place, date of birth: Blitar, 6 June 1901
Small name: Kusno Islam Wife Name:
Child's Name:
Fatmawati Hartini Ratna Sari Dewi
Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati, Guruh (from Fatmawati)
Taufan, Bayu (from Hartini) Kartika (from Ratna Sari Dewi) Education: HIS in Surabaya
Buried: Blitar, East Java
Hoogere Burger School (HBS) Technische Hoogeschool (THS) in Bandung Died: June 21, 1970
Bung Karno is a popular name from Soekarno. Born on June 6, 1901 in Blitar, East Java. When Soekarno was small, he did not live with his parents who were in Blitar. He lives with his grandfather named Raden Hardjokromo in Tulung Agung, East Java. Sukarno even had time to go to school there even though it did not finish, because he had to go with his parents who at that time moved to Mojokerto. In Mojokerto, Soekarno was then schooled at Eerste Inlandse School where his father also worked there as a teacher. But then he was transferred in 1911 to ELS which is a primary school level to be prepared to enter the HBS in Surabaya. After graduating and attending HBS in 1915, Sukarno then stayed at the house of Haji Oemar Said Tjokroaminoto or HOS Cokroaminoto who was a friend of Soekarno's father. It was from Soekarno that he was acquainted with the world of struggle which made him a true warrior.

Group 7.2

opening:
Betapa hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri
Siapakah kini pelipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Tanah air jaya sakti
Gugur bungaku di taman bakti
Di haribaan pertiwi
Harum semerbak menambahkan sari
Tanah air jaya sakti
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Tanah air…


materi:














vidio materi:


short movie:

synopsys:

Listen to The Sailor, the new album by Rich Brian.

closing:
Butet, dipangungsian do amangmu ale butet.
Da margurilla da mardarurat ale butet.
Da margurilla da mardarurat ale butet.
Butet, sotung ngolngolan ro hamuna ale butet.
Paima tona manang surat ale butet.
Paima tona manang surat ale butet.
I doge doge doge i dogei doge doge.
I doge doge doge i dogei doge doge.
Butet, sotung sumolsol roha muna ale butet.
Musunta i ikkon saut do talu ale butet.
Musunta i ikkon saut do talu ale butet.
Butet, haru patibu ma magodang ale butet.
Asa adong da palang merah ale butet.
Da palang merah ni…

Saturday, May 2, 2020

Group 7.1

opening:


Maju tak gentar
Membela yang benar
Maju tak gentar
Hak kita diserang

Maju serentak
Mengusir penyerang
Maju serentak
Tentu kita kita menang

Reff :
Bergerak bergerak
Serentak Serentak
Menerkam Menerjang Terkam


Tak gentar tak gentar
Menyerang menyerang
Majulah majulah menang


materi:















short movie:



synopsys:

Struggling to cope after a recent tragedy, a young girl finds herself drawn into a magical world within a batik painting.

closing :

ini dia si jali-jali
lagunya enak lagunya enak merdu sekali
capek sedikit tidak perduli sayang
asalkan tuan asalkan tuan senang di hati

palinglah enak si mangga udang
hei sayang disayang pohonnya tinggi pohonnya tinggi buahnya jarang
palinglah enak si orang bujang sayang
kemana pergi kemana pergi tiada yang m'larang

disana gunung disini gunung
hei sayang disayang ditengah tengah ditengah tengah kembang melati
disana bingung disini bingung sayang
samalah sama samalah sama menaruh hati

jalilah jali dari cikini sayang
jali-jali dari cikini jalilah jali sampai disini